BEJI (RIAUSKY.COM) - Malang nian nasib yang dialami Toyib (35), ia harus mendapatkan perawatan serius saat mengalami musibah kebakaran yang hampir saja merenggut nyawanya.
Warga Dusun Sumur Watu, Desa Gunungsari, Kecamatan Beji itu, mengalami luka bakar sampai 80 persen. Luka bakar itu dialaminya saat Toyib mengisi bensin di SPBU Sidowayah, Beji, Minggu (19/11) pagi.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 03.30. Pagi itu Toyib datang dengan mengendarai motor Honda Astrea Grand nopol N 5413 TT. Dia membawa jeriken dan menghampiri mesin pompa yang ada di sisi paling barat.
Setelah datang, salah satu petugas di SPBU langsung mengisinya. Saat mengisi jerikennya, entah mengapa tiba-tiba muncul percikan api. Hingga kemudian api membakar jerikan. Panik, petugas SPBU langsung melompat. Begitu pula dengan korban.
Sayangnya saat melompat, jeriken tumpah akibat tersandung. Seketika itu pertalite yang ada di dalam jeriken, tumpah dan mengenai Toyib dan motor miliknya. Api bahkan membakar mesin pompa yang ada di SPBU. Mesin pompa tersebut berisikan pertalite dan solar dex. Bahkan sempat timbul suara ledakan saat mesin pompa terbakar.
Beruntung petugas di SPBU sigap. Dengan alat pemadam, api di berhasil dijinakkan. Sehingga tidak timbul ledakan yang lebih besar. Bahkan ada dua tabung yang digunakan untuk memadamkan api.
Menurut Zainul, 32, petugas SPBU Sidowayah, saat itu korban hendak mengisi jeriken. Korban Toyib memang sudah terbiasa membeli jeriken. Kabarnya, Toyib memiliki usaha jual BBM eceran.
"Sewaktu isi, motor juga dalam kondisi mesin mati. Korban juga sedang tidak merokok," beber Zainul seperti dimuat Radar Bromo.
Sementara itu, Toyib sendiri langsung dibawa ke RSUD Bangil usai kejadian. Dia mengalami luka bakar 85 persen. Kabarnya dia juga dirujuk ke rumahsakit luar kota lantaran lukanya terlalu parah. (R02/Jpg)